Banyak kenangan tak terlupakan selama mereka menetap di Bali. "Dia aik, nurut sa
ma suami, jago masak. Bisa nyemangatin di saat-saat paling sulit sekalipun. Kenangan di Bali itu benar-benar nggak bisa dilupaiin banget," ujar Arya, di TPU Tanah Kusir, Sabtu, 14 Januari 2012.Setahun belakangan, Valia memutuskan tinggal bersama suaminya di Bali. Selama di Pulau Dewata ini, ia memulai kesibukan baru sebagai presenter di stasiun televisi lokal dan penyiar radio di Hard Rock Bali.
Arya mengaku tak punya firasat apapun menjelang kepergian istrinya. Ia bahkan masih ingat saat-saat merajut mimpi bersama di tahun baru ini. Ada satu keinginan Valia yang belum terwujud. "Tahun ini mau punya anak. Itu rencana yang belum kesampaian," ujarnya.
Valia meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Bali. Mengalami koma selama beberapa hari, ia menghembuskan napas terakhir, Jumat, 13 Januari 2011.
Kecelakaan terjadi saat wanita kelahiran 31 Januari 1985 itu tengah membonceng sepeda motor yang dikendarai adik iparnya, sekitar pukul 11.00 WITA, pekan lalu. Menurut penuturan keluarga, keduanya ditabrak seorang pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan di jalan.
Kala itu, Valia dan adik iparnya tengah dalam posisi berhenti di atas sepeda motor di depan gerbang hotel. Saat bersamaan, datang dua sepeda motor yang sedang balapan. "Kebetulan saat itu ada orang menyeberang. Dua motor itu menghindari ke kiri dan kanan. Nah, yang ke arah kiri menabrak Valia," kata ayah Arya, Anshori.

